BUNDEL

BRANKAS

Mengenang Sesal

Tentu saja suram akan turut serta meramaikan gemeretak igaumu. Meriuhkan gigil penantianmu. Serupa melodi yang tak berbaris rapi pada garis partiturnya lagi Aku lupa di mana meletakkan desing isakmu. Mungkin di kotak delusi. Atau mungkin juga di antara sela-sela tumpukan…

Pada Detak yang Sama

Selalu detak itu lagi yang kau tunggu Bermukim di bait muram yang sama Menegang di laju babak yang purba Menyingkirlah sedikit, puan. Heningkan hatimu sebentar. Tentu saja kau mahfum, jantungmu belum pulih benar dari ngilunya detak yang sama dari episode…

Akulah yang Tak Pernah Membiarkan Hatimu Meregang

ISiapakah yang akan berani menerjang usang dukamu hari ini ? Sudah selarut ini pintu-pintu sunyi. Barang satu dua ketukan tak terdengar berbunyi Tidak. Pintu memang senantiasa tertutup. Tapi tidak pernah terbesit untuk kukunci. Aku juga sangat ingin kau segar kembali,…

Merelakan

1. Senyummu serbuk rindu Larut hanyut di genangan waktu Dihirup mabuk. Ditenggak mencandu, Dan pertemuan adalah sebotol penawar paling sia-sia. Semakin kau selenggarakan dengan sungguh-sungguh, semakin bising rindu menderu 2. Liang-liang yang terlanjur kau kuburi mimpi barangkali adalah pertahanan yang…

MENGEDIT PIKIRAN

Setiap kali membaca buku-buku Malcolm Gadlwel, pikiran saya selalu saja tertuju pada Prof. Rhenald Kasali. Ya, entah mengapa saya selalu merasa gaya penyusunan buku-buku Prof. Rhenald mirip-mirip dengan Malcolm Galdwel. Diawali dengan banyak cerita sebagai contoh kasus, kemudian dibedah dengan…

5 Buku yang Akan Membuat Anda berpikir Ulang Untuk Meneruskan Sekolah

Bagi banyak orang, sekolah adalah tempat yang sangat membosankan. Sebagian memilih bertahan, lantaran takut hidup tanpa ijasah. Sedangkan yang lain memilih untuk tak peduli, dan memutuskan untuk keluar, karena tak lagi menganggap sekolah adalah sesuatu yang penting lagi. Di sekitar…

Sesungguhnya

Sesungguhnya, masih ada batas-batas yang harus kita runtuhkan, bimbang yang harus kita enyahkan, getir yang harus kita singkirkan, kenangan yang harus kita hapuskan Hidup memang cuma perkara menunggu giliran. Kapan kita meratap pahit keadaan, kapan kita puas dengan kebahagiaan, kapan…