Sufi Sibuk

SUka FIlm SInting BUKu

Sehari-hari

Balas Dendam Ketika Baru Lulus Kuliah dan Mulai Bekerja

Ada sedikit rasa kehilangan ketika sudah menanggalkan status sebagai pelajar atau mahasiswa. Dengan menanggalkan status tersebut, berarti juga kehilangan fasilitas-fasilitas khusus di sekitar lingkungan sosial di sekitar kita. Naik angkot atau bus kota sudah mulai dengan harga normal, bukan lagi…

Rumah yang Menjadi Ruang Publik

Foto di atas saya temukan ketika bongkar-bongkar lemari untuk mencari suatu dokumen yang sedang saya butuhkan. Saya ingat, foto itu diambil ketika saya masih duduk di bangku SMA dengan kamera poket yang masih analog. Ya, waktu itu kamera digital belum…

Saikal

Nama sebenarnya adalah Faisal. Faisal Effendi, lengkapnya. Tapi, kami Pengajar Muda TBB lebih suka memanggilnya Saikal. Nama panggilan itu diberikan oleh seorang wanita lanjut usia yang biasa kami panggil dengan sebutan mbok. Mbok adalah ibu dari Pak Tumar, house fam Faisal selama tugas di…

Kalap Buku

esolusi paling sederhana namun juga yang paling esensial untuk saya wujudkan tahun ini yaitu menekan kebiasaan saya untuk kalap buku. Sudah berapa kali rencana-rencana beli sesuatu atau melakukan sesuatu kandas gara-gara saya selalu lupa diri ketika berada di toko buku….

Tahun Berkah

  Sekira lima tahun terakhir, saya suka mengevaluasi dan memberikan predikat terhadap tahun-tahun yang sudah saya lalui. Saya sendiri tak begitu jelas untuk apa tujuannya, tapi mudah-mudahan itu berguna untuk membuat saya mengambil pelajaran dari tiap-tiap waktu yang saya lalui….

Bongkar-bongkar lemari, lalu nemu file memorable ini. Dulu jaman masih kuliah, tiap weekend mencoba untuk rela menyunat jatah makan demi berburu koran minggu dari kios ke kios. Koran-koran yang paling saya buru diantaranya : Kompas, Media Indonesia, Republika, dll. Di tiap edisi…

Kemewahan itu bernama “Gondrong”

Karena gondrong adalah kemewahan bagi seorang lelaki. Untuk mendapatkannya perlu pergulatan yang sangat rumit. Lebih rumit daripada perjuangan untuk mendapatkan seorang kekasih. Demi meraih kegondrongan yang hakiki, seorang lelaki harus kebal terhadap omelan emak dan juga harus memiliki kepiawaian yang…

Napak Tilas Tubaba (Bag.4) : Separuh Massa Kapsul Waktu

Karena semalam hujan, jalan setapak di tengah ladang-ladang karet yang saya lewati pagi ini terlihat sepi. Tak satupun saya temukan petani karet yang bekerja di ladang. Pohon karet yang basah tidak akan bisa disadap getahnya. Kalau sudah begini, para petani…

Napak Tilas Tubaba (Bag. 2) : Nyeruit Di RUmah Bu Ambar

Setelah dibuat sewot gara-gara delay pesawat yang cukup lama, akhirnya saya dan Pak Vita harus merasa lega di ketika sudah melihat sebuah baliho besar bertuliskan “Welcome to Lampung” di bandara. Biar merasa lebih yakin benar-benar ada di Lampung, maka saya…

Indonesia Mengajar Sehari-hari

Semakin Meng-indonesia

Salah seorang temanku yang pernah ke luar negeri pernah berkata bahwa jika kau ingin merasakan apa itu nasionalisme, sebaiknya kau ke luar negeri.  Di sana kau akan merasa lebih meng-Indonesia. Di sana kau akan merasakan lagu Indonesia raya seakan menggetarkan…