Indonesia Mengajar

Saikal

Nama sebenarnya adalah Faisal. Faisal Effendi, lengkapnya. Tapi, kami Pengajar Muda TBB lebih suka memanggilnya Saikal. Nama panggilan itu diberikan oleh seorang wanita lanjut usia yang biasa kami panggil dengan sebutan mbok. Mbok adalah ibu dari Pak Tumar, house fam Faisal selama tugas di…

Kali Ke Tiga Kembali ke Tubaba

  Dua tahun lalu, saat saya kembali ke Tubaba (setelah lima tahun belum pernah ke Tubaba lagi) untuk mengisi training Tubaba Cerdas Angkatan 1, dan kemudian mampir di sekolah tempat saya bertugas dulu, SDN I Indraloka 1, salah seorang guru…

Napak Tilas Tubaba (Bag.6) : “Keluarga Pak Tumar”

Ada dua jalur yang bisa dipilih jika dari Indraloka II menuju Mercu Buana : lewat Desa Pagar Buana atau kembali lewat desa Indraloka I. Kami memilih yang ke dua, karena jika lewat Desa Pagar Buana, perjalanan harus ditempuh lewat kebun…

Napak Tilas Tubaba (Bag. 5) : “Menyapa Indraloka II”

Sepulang dari sekolah saya kembali bernostalgia dengan jalanan yang ada di Way Kenanga bersama Taufik. Tujuan kami kali ini adalah rumah-rumah keluarga angkat para Pengajar Muda dulu. Dimulai dari rumah Bu Mur di desa Indraloka II, yang ditinggali oleh Yuni,…

Napak Tilas Tubaba (Bag.4) : Separuh Massa Kapsul Waktu

Karena semalam hujan, jalan setapak di tengah ladang-ladang karet yang saya lewati pagi ini terlihat sepi. Tak satupun saya temukan petani karet yang bekerja di ladang. Pohon karet yang basah tidak akan bisa disadap getahnya. Kalau sudah begini, para petani…

Baru saja saya dan Taufik berpamitan dan bersiap melaju bersama sang motor putih, tiba-tiba hujan turun dengan begitu derasnya tanpa basa-basi sedikit pun. Otomatis kami urung melanjutkan perjalanan menuju desa. Menunggu sampai hujan reda adalah pilihan bijak, karena hujan kali…

Napak Tilas Tubaba (Bag. 2) : Nyeruit Di RUmah Bu Ambar

Setelah dibuat sewot gara-gara delay pesawat yang cukup lama, akhirnya saya dan Pak Vita harus merasa lega di ketika sudah melihat sebuah baliho besar bertuliskan “Welcome to Lampung” di bandara. Biar merasa lebih yakin benar-benar ada di Lampung, maka saya…

Indonesia Mengajar Sehari-hari

Semakin Meng-indonesia

Salah seorang temanku yang pernah ke luar negeri pernah berkata bahwa jika kau ingin merasakan apa itu nasionalisme, sebaiknya kau ke luar negeri.  Di sana kau akan merasa lebih meng-Indonesia. Di sana kau akan merasakan lagu Indonesia raya seakan menggetarkan…

Indonesia Mengajar Sehari-hari

Minggu ke lima, “Jangan Sampai Terlena”

Ini Tulisan lama saya, yang sebenarnya adalah tugas jurnal mingguan selama masa training Pengajar Muda, Indonesia Mengajar. Setiap minggu, kita, para pengajar muda ditugaskan untuk membuat jurnal yang berisi pengalaman dan kesan-kesan serta opini yang di dapat selama 1 minggu….

Indonesia Mengajar Sehari-hari

Sebuah Permulaan

lagi-lagi ini tulisan lama yang baru sempat terposting….. ^_^ 19 September 2010. Ini adalah waktu keramat bagiku. Untuk pertama kalinya aku bakal pergi jauh dari keluargaku. Pergi dalam waktu yang bagiku cukup lama. Di tempat yang aku sendiri tak tahu…