Puisi

Betapa Sengit Rindu Ini Berseru

RIsau yang kutanam semenjak keberangkatanmu

kini berbuah lebat

Ketika musim tuai tiba, biji-bijinya menyeruak ke udara

Beterbangan terbawa angin selatan

seperti kerumunan belibis yang bermigrasi

saat musim dingin menjelang

Sejumput diantaranya jatuh menimpa dengkurku

Menyedak pita suara sampai sukar menumpuk kata-kata

di hadapanmu. Hari ini

Maka, lewat segala debar yang tersisa, dengarlah

Betapa sengit rindu ini berseru

Betapa sengit rindu ini berseru

Betapa sengit rindu ini berseru

Betapa rumit mengatakannya padamu

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *