Mengenang Sesal

Tentu saja suram akan turut serta meramaikan

gemeretak igaumu. Meriuhkan gigil penantianmu.

Serupa melodi yang tak berbaris rapi pada garis partiturnya lagi

Aku lupa di mana meletakkan desing isakmu.

Mungkin di kotak delusi. Atau mungkin juga di antara

sela-sela tumpukan puisi yang masih belum jadi

Aku hanya ingat perihal album kenangan yang tercecer,

paragraf-paragraf rindu yang tersisih,

dan ucapan-ucapan cinta yang terus kau uji.

Semuanya di sana. Di masa-masa yang kelak akan

kau igaukan kehadirannya, kau nantikan lagi kembalinya,

kau sesali selamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *